Cepuraya.id, Blora – Sebuah truk Hino bernopol AG 8157 UB mengalami kecelakaan tunggal saat mengangkut tebu di Jalan Raya Blora-Cepu, tepatnya di wilayah Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kecelakaan terjadi ketika truk yang melaju dari arah barat menuju timur tersebut memasuki ruas jalan yang menikung ke kanan. Saat melintasi tikungan, bagian gandengan atau bak tambahan kendaraan tiba-tiba terguling ke sisi kiri jalan.
Truk yang dikemudikan AR, 24 tahun, warga Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, itu diketahui membawa muatan tebu yang akan dikirim menuju Lamongan, Jawa Timur.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora Ipda Bayu Destya mengatakan kecelakaan tersebut merupakan laka lantas tunggal. Keterangan itu disampaikan mewakili Kasat Lantas Polres Blora AKP Anggito Erry Kurniawan.
“Telah terjadi laka lantas tunggal pada hari Rabu, 12 Agustus 2026 sekira pukul 12.30 WIB di Jalan Raya Blora-Cepu ikut wilayah Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora,” kata Bayu.
Menurut Bayu, kendaraan saat itu bergerak dari arah barat menuju timur dengan membawa muatan tebu. Ketika sampai di lokasi kejadian dan memasuki jalan yang menikung ke kanan, bagian gandengan atau bak tambahan kendaraan tiba-tiba terguling ke kiri.
“Pada saat melaju di jalan yang menikung ke kanan, tiba-tiba gandeng atau bak tambahan terguling ke kiri di tepi jalan, yang akhirnya terjadi laka lantas tunggal,” ujarnya.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Polisi mencatat korban jiwa dalam kecelakaan itu nihil.
Meski demikian, posisi kendaraan dan bagian bak tambahan yang terguling di sisi jalan membuat petugas harus segera melakukan penanganan agar tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.
Petugas Satlantas Polres Blora kemudian mendatangi lokasi kejadian. Selain melakukan penanganan di tempat, polisi mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi dan melakukan evakuasi terhadap truk.
Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga keselamatan kendaraan yang melintas di jalur Blora-Cepu selama proses penanganan berlangsung.
Kecelakaan tersebut sekaligus menjadi perhatian bagi pengemudi kendaraan angkutan barang. Polisi mengingatkan bahwa kendaraan yang membawa muatan berat membutuhkan pengendalian lebih ketika melintasi jalan menikung.
Satlantas Polres Blora meminta pengemudi tidak mempertahankan kecepatan tinggi ketika memasuki tikungan dan selalu menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jalan.
“Pengemudi kami imbau untuk selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan, terutama saat melintasi jalan menikung, mengurangi kecepatan dan menjaga kendaraan tetap dalam kendali,” kata Bayu.
Polisi juga meminta setiap kendaraan angkutan barang diperiksa terlebih dahulu sebelum digunakan untuk perjalanan. Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi kendaraan, termasuk bagian bak maupun gandengan serta keamanan muatan.
Muatan juga harus ditempatkan secara aman dan tidak melebihi kemampuan kendaraan. Pengamanan muatan menjadi penting karena perubahan keseimbangan kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya ketika kendaraan memasuki tikungan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, muatan tidak berlebihan dan terikat dengan baik. Pengemudi juga harus menjaga konsentrasi serta tidak memaksakan berkendara apabila kondisi fisiknya lelah,” ujar Bayu.
Kepolisian juga mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi fisik sudah lelah. Konsentrasi pengemudi harus tetap terjaga sejak kendaraan berangkat hingga mencapai tujuan.
Selain pengemudi kendaraan angkutan barang, Satlantas Polres Blora mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur Blora-Cepu, terutama pada ruas yang memiliki tikungan.
Pengguna jalan diminta mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
Polisi menegaskan keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan mengejar waktu perjalanan maupun target pengiriman barang. Dengan berkendara secara hati-hati dan memperhatikan kondisi kendaraan serta muatan, potensi kecelakaan di jalan raya dapat diminimalkan.









