Berita  

Posko KBDN Sumurboto Jadi Garda Depan Perangi Narkoba di Blora

Pamflet sosialisasi melawan narkoba di Blora. (Istimewa)

Cepuraya.id, Blora – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus diperkuat di Kabupaten Blora. Salah satunya melalui optimalisasi Posko Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) yang berada di Jalan Desa Turirejo-Sumurboto, Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon.

Posko yang memanfaatkan bangunan milik Pemerintah Desa Sumurboto itu difungsikan sebagai pusat koordinasi, sarana edukasi, sekaligus pelayanan informasi bagi masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Kehadirannya diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan bersih dari peredaran gelap narkotika.

Operasional Posko KBDN juga telah dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman bagi para pengurus. SOP tersebut menjadi acuan agar setiap program dapat berjalan secara terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Diplomasi Pendidikan Jadi Fokus Pertemuan PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok, Gus Rozin: Warisan Gus Dur Harus Terus Dijaga

Berbagai langkah strategis pun terus dilakukan. Sebagai upaya preemtif, petugas bersama pengurus posko membagikan dan memasang pamflet berisi informasi bahaya penyalahgunaan narkoba di sejumlah titik strategis di lingkungan desa.

Selain itu, pendekatan preventif digencarkan melalui kegiatan sosialisasi tatap muka kepada masyarakat. Warga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkotika terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi muda. Mereka juga diajak memperkuat daya tangkal lingkungan terhadap potensi peredaran narkoba.

Untuk mengukur efektivitas program, pengurus posko secara berkala melakukan survei kepada masyarakat setempat. Hasil survei dan berbagai testimoni menunjukkan adanya dukungan serta apresiasi dari warga terhadap keberadaan Kampung Bebas dari Narkoba.

Baca Juga:  Diplomasi Pendidikan Jadi Fokus Pertemuan PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok, Gus Rozin: Warisan Gus Dur Harus Terus Dijaga

Kasatresnarkoba Polres Blora, AKP Miftah Anshori, menegaskan bahwa upaya memerangi narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat semata.

“Posko KBDN harus menjadi wadah kolaborasi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat perlu berjalan beriringan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.

“Peran aktif warga sangat dibutuhkan,” katanya.

Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kita harus terus memberikan pemahaman kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan keterlibatan seluruh elemen, ia optimistis lingkungan yang bersih dari narkoba dapat diwujudkan.

“Kami optimistis bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.

Baca Juga:  Diplomasi Pendidikan Jadi Fokus Pertemuan PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok, Gus Rozin: Warisan Gus Dur Harus Terus Dijaga

Melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Desa Sumurboto diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga simbol perlawanan bersama terhadap ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *